Text
Rencana Pengembangan Bisnis "Jamu Hikmah Herbal" menggunakan analisis Business Model Kanvas
Jamu merupakan warisan budaya bangsa Indonesia yang telah dikenal
selama berabad-abad dan digunakan sebagai minuman untuk menjaga kesehatan.
Jamu memiliki beragam manfaat karena dibuat menggunakan bahan alami berupa
rempah-rempah herbal khas Indonesia. Semenjak pandemi covid-19, jamu menjadi
terkenal karena dipercaya dapat menjaga daya tahan tubuh. Namun saat ini, banyak
orang menyukai jamu dengan rasa yang manis. Hikmah Herbal sudah berdiri
selama 5 tahun dan menyediakan jamu kunyit rempah, beras kencur, dan godokan
sirih. Melihat perkembangan bisnis Hikmah Herbal, dirancanglah model bisnis
untuk mengembangkan bisnis ini yang berfokus pada elemen Customer Segment
dan Value Proposition. Model bisnis Hikmah Herbal ini dirancang dengan metode
action research melalui pendekatan kualitatif dan menggunakan dua tahapan
pengujian, yaitu uji masalah dan uji solusi terhadap 30 responden dengan
melakukan wawancara mengenai permasalahan yang dirasakan oleh penulis dengan
mengajukan uji solusi untuk menjawab permasalahan tersebut. Dari hasil uji
masalah dan uji solusi yang penulis lakukan, maka Customer Segment dari Hikmah
Herbal adalah Ibu rumah tangga, ibu menyusui, dan peminat jamu herbal.
Kemudian penulis berhasil menawarkan Value Proposition yaitu, varian yang
beragam, kemasan menarik, sertifikat halal, rasa yang enak dan nyaman di lidah.
Pemasaran produk Hikmah Herbal dilakukan secara offline dan online dengan
pembuatan akun sosial media Facebook.
No other version available