Text
Early Warning Systen Kerentanan Keuangan Syariah Di Indonesia
Latar Belakang - Penelitian ini bertujuan sebagai langkah awal dalam mengetahui
kesehatan keuangan perusahaan menggunakan rasio keuangan Early Warning
System (EWS) dan sinyal kebangkrutan perusahaan secara dini.
Tujuan – Penelitian ini bertujuan menganalisa model Altman Z-Score dan Fulmer
Model yang akan digunakan sebagai Early Warning System (EWS) terhadap
kerentanan asuransi syariah di Indonesia.
Metode Penelitian – Metode Altman Z-Score dan Fulmer Model menggunakan
data yang didapat dari laporan keuangan dan diolah sebagai ukuran kesehatan
keuangan. Model Altman Z-Score pengukurannya akan diwakilkan oleh Net
Working Capital to Total Aset, Retained earnings to total assets, Earning Before
Interest and Tax to Total Aset dan Book Value of Equity to Book Valeu of Debt.
Model Fulmer adalah Retained earnings to total assets, Sales to total assets, EBT to
total Equity, Cash Flow to Total Debt, Total Current Liability to Total Assets, log
(Fix Assets), Working Capital to Total Debt, dan Log (EBIT) to Interest. Principal
Componen Analysis (PCA) akan menghitung kembali bobot dari Altman dan
Fulmer.
Temuan - Rasio yang berpengaruh pada kerentanan keuangan asuransi syariah di
Indonesia pada metode Altman yang sudah dimodifikasi menggunakan PCA adalah
rasio dari laba ditahan/total asset (X2) dan pendapatan sebelum pajak/total asset
(X3). Sedangkan rasio yang berpengaruh dari metode Fulmer yang dimodifikasi
menggunakan PCA ditemukan 3 rasio yang berpengaruh terhadap kerentanan
keuangan asuransi syariah di Indonesia, yaitu Retained Earning/Total Assets (V1),
EBT/Equity (V3) dan Cash Flow/Total Debt (V4).
No other version available