Ia menulis se-apa kata hatinya, tanpa belengu. Seperti catatan pinggir yang reflektif, tulisan-tulisan Sang Tuan Guru yang ditebar di lorong-lorong dan jalanan sempit.
"Buku ini diberi judul ""Peran Kiai dalam Membangun Politik yang Pancasilais"" bertujuan untuk memberi pemahaman dalam menempatkan posisi para kiai pada tempat yang lebih adaptif terhadap perkembangan zaman, sejalan dengan kemajuan teknologi dan informasi yang pesat serta pola hidup yang lebih kompetitif. Politik Pancasilais, agaknya menjadi keniscayaan sebagai alat ukur dalam dinamika berba…
"Akad merupakan pertalian antara penawar (ijab) dan penerima (qabul) dwngan cara-cara sesuai syariah yang berakibat pada status hukum objek akad. Akad akan mengatur hubungan manusia dengan makhluk lainnya (al-mu'amalah) terutama dalam kegiatan ekonomi syariah untuk memenuhi kebutuhannya masing-masing. Bukh ini menjelaskan ilmu Akad Mu'amalah Maliyyah, di antaranya akad dan kedudukan hukumnya…
Saat mereka mendoakan "barakallahu laka..." kubisikan padamu, "cintamu, sehangat ciuman bidadari..." kau menjawab, "ada barakah di kala bidadari cemburu."
Sinopsis: Lain ladang, lain pula belalangnya. Lain lubuk, lain pula ikannya. Lain daerah, lain pula gaya berpuasa di bulan Ramadan. Buku ini melukiskan keragaman budaya puasa di Indonesia dengan mengangkat gaya orang Batak di Tapanuli berpuasa sebagai mana pengalaman Baharuddin Aritonang. Ibadah pokok sama saja, yakni berpuasa. Tapi unik rangkaian 'pernak-pernik'nya. Misalkan ada mapangir, ritu…